AKBP AGUNG TRIBAWANTO KONSISTEN TEKAN KASUS KEKERASAN SEJAK DINI DI PASAMAN BARAT

ROBY NEWS
0


PASAMAN BARAT |
Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto menunjukkan komitmen kuat dalam menekan angka kekerasan terhadap perempuan dan anak di wilayah hukumnya. Di tengah meningkatnya laporan kasus pada awal 2026, ia menginstruksikan jajarannya untuk memperkuat langkah pencegahan melalui edukasi langsung ke sekolah-sekolah.

Langkah tersebut diwujudkan melalui kegiatan penyuluhan yang digelar Satreskrim Polres Pasaman Barat di SDN 09 Pasaman, Kecamatan Pasaman. Kegiatan itu dipimpin Kasat Reskrim Iptu Habib Fuad Alhafsi bersama Kanit PPA Ipda Admi Pandowita sebagai bentuk implementasi kebijakan Kapolres yang menekankan pendekatan preventif.

AKBP Agung Tribawanto menegaskan bahwa perlindungan perempuan dan anak bukan hanya tugas penegakan hukum semata, melainkan tanggung jawab moral bersama.

“Polri tidak boleh hanya hadir ketika kasus sudah terjadi. Kita harus hadir sebelum itu, membangun kesadaran dan mencegah munculnya korban baru,” tegasnya.

Dalam penyuluhan tersebut, siswa diberikan pemahaman mengenai bentuk-bentuk kekerasan, pengenalan area privasi tubuh yang tidak boleh disentuh sembarang orang, serta cara mengantisipasi bujuk rayu dari pihak yang berniat jahat. Guru juga dibekali pemahaman agar mampu mendeteksi tanda-tanda kekerasan sejak dini.

Data Januari 2026 menjadi perhatian serius. Tercatat 13 perkara ditangani Polres Pasaman Barat, terdiri dari tujuh kasus kekerasan seksual dan enam kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT). Angka tersebut menjadi dasar Kapolres mempercepat langkah edukasi yang lebih masif.

Kasat Reskrim Iptu Habib Fuad Alhafsi menyampaikan bahwa pihaknya akan terus memperluas penyuluhan ke berbagai sekolah dan komunitas masyarakat. Sementara itu, Kanit PPA Ipda Admi Pandowita menekankan pentingnya peran keluarga dalam mengawasi penggunaan gadget serta membangun komunikasi terbuka dengan anak.

AKBP Agung Tribawanto juga memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, UPTD Pelayanan Perempuan dan Anak, Dinas Pendidikan, serta Kementerian Agama agar gerakan pencegahan berjalan terpadu dan berkelanjutan.

Ia memastikan setiap laporan kekerasan akan ditindaklanjuti secara profesional dan transparan. Masyarakat diminta tidak takut melapor jika mengetahui atau mengalami tindak kekerasan.

“Laporkan segera. Kami pastikan setiap laporan ditangani serius sesuai hukum yang berlaku,” ujarnya.

Bagi AKBP Agung Tribawanto, keberhasilan bukan hanya diukur dari banyaknya perkara yang diproses, tetapi dari berkurangnya potensi korban baru. Ia ingin Pasaman Barat menjadi wilayah yang aman dan ramah bagi perempuan dan anak.

Dengan pendekatan tegas, humanis, dan edukatif, Kapolres Pasaman Barat terus menggerakkan seluruh elemen demi membangun sistem perlindungan yang lebih kuat bagi generasi penerus.

Catatan Redaksi:

Polisi hadir untuk masyarakat sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan yang bekerja menjaga keamanan, menegakkan hukum dengan adil, serta membangun rasa aman melalui pendekatan humanis, profesional, dan bertanggung jawab. Tujuannya adalah terciptanya kepercayaan, ketertiban, dan kehidupan sosial yang harmonis di tengah masyarakat.


TIM RMO

Posting Komentar

0Komentar
Posting Komentar (0)